Tax Refund : Pengertian, Syarat Pengajuan dan Pilihan Pembayarannya

Tax Refund : Pengertian, Syarat Pengajuan dan Pilihan Pembayarannya

Konsultan pajak terpercaya dan terbaik dalam melakukan pendampingan perpajakan Anda, siapa lagi kalua bukan PT Jovindo Solusi Batam. Bukan hanya itu saja PT Jovindo Solusi Batam juga telah bersertifikat dan berpengalaman dalam menyelesaikan masalah perpajakan banyaak klien. Untuk itu jangan ragu lagi untuk segera menghubungi kami.

 

Menambah devisa negara dapat bersumber dari salah satunya adalah melalui wisatawan asing yang datang ke Indonesia. agar wisatawan asing banyak mendatangi Indonesia, pemerintah  memfasilitasi wisatawan asing kebijakan Tax Refund. Dimana kewajiban ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan asing untuk berbondong-bondong datang ke Indonesia tentunya serta mendorong perekonomian melalui peran serta sektor usaha retail dalam negeri.

Lalu apa sih yang dimaksud dengan Tax Refund ? bagaimana syarat pengajuannya ? PT Jovindo Solusi Batam, kali ini akan membantu menjelaskannya kepada Sobat Pajak.

Pengertian Tax Refund serta Dasar Hukumnya

Tax Refund sendiri merupakan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada wisatawan asing di Indonesia untuk mengambil kembali Value Added Tax (VAT) atau Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas barang yang telah dibeli pada toko yang terdaftar sebagai peserta “Tax Refund for Tourists” saat wisatawan asing tersebut hendak kembali ke negara asalnya dalam jangka waktu tertentu.

Kebijakan ini diterapkan sejak tanggal 1 Oktober 2019. Dengan dasar hukum yang menjadi acuan dalam hal ini adalah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.03/2019 tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaian Permintaan Kembali Pajak Pertambahan Nilai Barang Bawaan Orang Pribadi Pemegang Paspor Luar Negeri.

Syarat Pengajuan Tax Refund

Dalam mengajukan Tax Refund, harus ada syarat yang dipenuhi yaitu :

  1. Transaksi barang yang dilakukan harus pada toko dengan logo “Tax Refund for Tourists” di seluruh Indonesia dengan menunjukkan paspor. Wisatawan asing harus memiliki faktur pajak yang valid (faktur pajak terlampir dengan satu struk pembayaran) dari toko tersebut.
  2. Pembayaran pajak minimum sebesar Rp 50.000 per transaksi dan total pajak dari beberapa struk yang diajukan harus memenuhi minimal Rp 500.000.
  3. Barang yang dibeli dalam waktu 1 bulan sebelum wisatawan asing meninggalkan Indonesia.
  4. Barang yang dibeli harus dibawa keluar dari Indonesia sebagai bagasi tambahan dalam waktu 1 bulan sejak tanggal pembelian.
  5. Layanan Tax Refund hanya berlaku bagi transaksi barang saja, bukan jasa.
  6. Tax Refund dilakukan pada saat wisatawan asing meninggalkan Indonesia dan disampaikan kepada Direktur Jenderal Pajak melalui Kantor Direktorat Jenderal Pajak di bandar udara.

Pilihan Pembayaran Tax Refund

Wisatawan asing dapat memilih pilihan pembayaran Tax Refund, baik itu dibayar secara tunai maupun melalui transfer bank, dengan syarat sebagai berikut:

Apabila pengembalian pajak kurang dari Rp 5.000.000, maka akan dibayar secara tunai dengan mata uang rupiah.

Apabila jumlah pengembalian pajak melebihi Rp 5.000.000, maka pembayaran di lakukan melalui transfer bank. Dalam hal ini wisatawan asing harus memberikan data-data yang lengkap seperti nomor rekening bank, nomor routing bank, nama akun, alamat, bank yang dituju untuk transfer, dan mata uang yang diminta untuk Tax Refund. Transferan ini akan dilakukan dalam rentang waktu 1 bulan sejak diterimanya permohonan pengembalian pajak (Tax Refund).

Nah, apabila jumlah pengembalian pajak lebih dari Rp 5.000.000, akan tetapi wisatawan asing menolak untuk ditransfer, maka jumlah yang dibayarkan hanya sejumlah Rp 5.000.000 saja. Sedangkan, sisa pajak tidak bisa dikembalikan.

Pemilik toko retail yang telah berstatus Pengusaha Kena Pajak (PKP) juga dapat berpartisipasi dalam pengembalian pajak (Tax Refund) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tata Cara Tax Refund Secara Offline

Tax Refund dapat dilakukan di bandara bertepatan pada tanggal keberangkatan wisatawan asing dengan mengikuti langkah berikut ini:

  1. Menyerahkan faktur pajak asli yang valid (faktur pajak terlampir Bersama dengan struk pembayaran) kepada petugas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di loket pengembalian pajak (UPRPPN Bandara).
  2. Menunjukkan paspor, boarding pass, dan barang yang telah dibeli sebagai bagasi yang disertakan
  3. Terima Tax Refund secara tunai atau transfer ke rekening bank wisatawan asing yang bersangkutan.

Tata Cara Tax Refund Secara Online

Apabila kondisi yang tidak memungkinkan, pengajuan Tax Refund dapat dilakukan secara daring atau online. Untuk tata cara mengajukan Tax Refund secara daring atau online sebagai berikut :

  1. Mengirimkan surat elektronik ke alamat email UPRPPN Bandara sesuai dengan tempat keberangkatan wisatawan asing ke luar Indonesia dengan menyertakan subjek ‘VAT Refund’.
  2. Email tersebut harus dicantumkan dengan informasi dan beberapa dokumen elektronik. Informasi berisi tentang nama dari wisatawan asing, nomor rekening dan nama bank tujuan transfer atas nama wisatawan asing yang bersangkutan. Selanjutnya, melampirkan scan atau foto halaman identitas paspor luar negeri, boarding pass ke luar Indonesia, invoice, dan faktur pajak atas pembelian barang bawaan, serta foto barang bawaan yang dibeli.
  3. Petugas UPRPPN Bandara akan memproses pengajuan Tax Refund setelah persyaratan diterima secara lengkap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *