Manfaat Manajemen Piutang

Manfaat Manajemen Piutang

Definisi Manajemen Piutang

Manajemen piutang merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan mengelola piutang perusahaan, termasuk perencanaan, pemantauan, dan pengendalian pembayaran yang harus dilunasi. Piutang umum dalam bisnis karena kebijakan pembayaran kredit dapat meningkatkan laba dan mengurangi risiko kredit. Piutang meningkatkan penjualan dengan memberikan kemampuan kepada konsumen untuk terus menggunakan produk dan jasa perusahaan. Namun, penumpukan piutang dapat membawa dampak negatif. Oleh karena itu, manajemen piutang harus dilakukan dengan prosedur dan sistem yang baik, efektif, dan efisien agar perusahaan dapat tetap bersaing dan mengoptimalkan laba.

Kamu punya masalah perpajakan atau akuntansi? Bingung cara menyelesaikannya? Konsultasikan saja pada  Jovindo. Kami dapat membantu kamu dalam menghadapi masalah perpajakan dan akuntasi kamu loh. Yuk konsultasikan masalah kamu. Untuk info lebih lanjut kamu bias menghubungi:  0778-4162512 /0811-7777088

 

Hal yang Perlu di Perhatikan Dalam Melakukan Manajemen Piutang Usaha

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan manajemen piutang usaha, yakni:

1. Menawarkan Kebijakan Kredit

Sebagai pebisnis, Anda dapat menyesuaikan jumlah dan jangka waktu pembayaran kredit dengan menawarkan kebijakan kredit kepada pelanggan. Pelanggan cenderung menghargai jangka waktu kredit yang lebih panjang untuk mengurangi beban pembayaran. Anda juga dapat memilih syarat dan tingkat pengeluaran Anda pada calon pelanggan untuk pembayaran kredit.

2. Membuat Standar Kredit

Dalam proses pengajuan kredit, penting untuk mendapatkan standar kredit yang baik. Standar kredit adalah evaluasi yang menilai apakah calon pelanggan layak untuk menerima kredit menurut kebijakan perusahaan. Untuk menetapkan standar kredit, perlu mempertimbangkan faktor seperti rasio utang, rasio cakupan bunga, dan riwayat kredit pelanggan.

3. Melakukan Penagihan Secara Berkala

Saat memberikan kredit atau piutang kepada pelanggan, penting untuk menjaganya dengan mengirim pesan melalui email, telepon, atau media sosial secara teratur. Tujuannya adalah untuk mengingatkan dan meningkatkan kesadaran pelanggan agar membayar kewajibannya tepat waktu. Selain itu, kunjungan personal langsung ke pelanggan juga bisa dilakukan. Beberapa perusahaan menengah ke atas bahkan membentuk agensi penagihan untuk menangani penagihan kredit.

 

Manfaat Manajemen Piutang

Berikut ini beberapa manfaat dari manajemen piutang dalam suatu bisnis, yakni:

1. Meningkatkan Profit 

Dengan manajemen dan organisasi yang baik, piutang dapat diurus dan diterima oleh perusahaan. Piutang yang tertagih akan diubah menjadi kas yang dapat meningkatkan keuntungan bisnis.

2. Membantu Mengurangi Resiko Kecurangan

Dengan mengelola piutang yang baik, risiko kecurangan pada penjualan dapat dikurangi. Resiko kecurangan dapat terjadi jika piutang tidak dibayarkan sepenuhnya atau tidak dapat direalisasikan sama sekali. Penyebabnya bisa saja berasal dari kurang selektifnya sebuah perusahaan dalam memilih langganan, seperti pelanggan yang tidak mampu dalam membayar tagihan. Atau mungkin juga disebabkan oleh kondisi ekonomi yang tidak stabil di negara itu, sehingga orang tersebut tidak dapat mengembalikan atau membayar tagihan. Akibatnya, perusahaan mengalami penurunan pendapatan daripada mendapat keuntungan.

3. Membantu Menghadapi Persaingan Bisnis

Penjualan kredit adalah metode yang digunakan perusahaan untuk meningkatkan keuntungan. Hal tersebut disebabkan dengan menggunakan penjualan kredit, wilayah pasar yang dapat dijangkau menjadi semakin luas.

 

Analisis Manajemen Piutang

Berikut ini syarat khusus yang digunakan untuk meminimalisir resiko kredit atau piutang, yakni:

  • Character

Dalam manajemen piutang perusahaan harus dipimpin oleh individu yang jujur dan integritas guna pemenuhan tugas dan tanggung jawab finansial yang berjalan dengan lancar tanpa kecurangan. Perusahaan juga perlu berhati-hati dalam menilai karakter calon konsumen agar pembayaran tagihan dapat dipenuhi sesuai dengan persyaratan yang ada.

  • Capacity

Syarat ini berkaitan dengan kemampuan perusahaan dalam manajemen atau pengelolaan usahanya. Hal ini juga berlaku bagi calon konsumen, yang menggambarkan kesanggupannya untuk memenuhi tagihan sesuai dengan ketentuan.

  • Capital

Ini menggambarkan kondisi keuangan perusahaan secara menyeluruh. Perusahaan harus mengelola piutang dengan mempertimbangkan jumlah piutang serta modal yang dimiliki.

  • Collateral

Hal ini dapat menggambarkan jaminan yang dimiliki oleh calon konsumen. Dengan menggunakan jaminan tersebut, perusahaan memiliki cadangan jika konsumen tidak dapat memenuhi kewajibannya.

  • Conditions

Pengelola piutang perusahaan harus memperhatikan kondisi ekonomi calon konsumen secara menyeluruh. Syarat ini perlu dipertimbangkan sebelum memberikan penawaran kredit kepada calon konsumen.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *