Pentingnya Anggaran Neraca

Memahami Cash Basis dan Accrual Basis dalam Akuntansi

Pentingnya Anggaran Neraca

Anggaran neraca adalah seluruh perkiraan aset dan kewajiban yang akan dimiliki oleh perusahaan pada akhir periode. Apabila anggran-anggaran seperti kas, piutang, persediaan, utang, dan penambahan modal tersebut tidak disusun, maka anggaran neraca tidak dapat dibuat. Hal ini berkenaan dengan proses akuntansi, di mana setiap langkah memiliki struktur yang terorganisir. Seperti laporan neraca, hal ini juga disusun pada akhir periode dibandingkan dengan jenis anggaran lainnya. Untuk mencapai tujuan perusahaan, maka anggaran harus dibuat dengan teliti dan tepat.

Anggaran neraca ini sangat penting untuk dibuat karena, dapat membantu mengidentifikasi transaksi yang tidak menguntungkan, memastikan keakuratan, dapat digunakan untuk menghitung rasio, sebagai rencana proyek kedepannya, mengoptimalkan perencanaan keuangan dan lain sebagainya.

 

Tujuan Anggaran Neraca

Berikut ini adalah beberapa tujuan dari anggaran neraca, yakni:

1. Menyatakan sasaran

Menyampaikan tujuan utama perusahaan dalam membuat anggaran. Dengan membuat rencana tersebut, manajemen akan lebih jelas dalam mencapai tujuannya di masa depan.

2. Bentuk pengendalian

Anggaran neraca bisa dipakai untuk mengukur dan mengontrol kinerja individu dan manajemen.

Ada masalah dengan akuntansi dan perpajakan kamu? Ngapain pusing-pusing, sekarang udah ada Jovindo. Yuk serahkan masalah akuntansi dan perpajakan kamu di Jovindo. Tunggu apa lagi? Ayo konsultasikan masalah akuntansi dan perpajakan kamu di Jovindo. Untuk info lebih lanjut kamu bias menghubungi: 0778-4162512 /0811-7777088.

3. Koordinasi pekerjaan

Untuk mengkoordinasi rencana tentang bagaimana perusahaan akan mendukung karyawan agar dapat menggunakan sumber daya secara optimal.

4. Menyampaikan rencana kerja

Untuk memberikan informasi tentang rencana kerja secara rinci agar perusahaan dapat mencapai tujuannya.

 

Karakteristik Anggaran Neraca

Berikut ini adalah karakteristik dari sebuah anggaran neraca, yakni:

1. Berdasarkan Program

Walaupun berbentuk anggaran, tetapi proses penyusunannya melibatkan perencanaan strategis. Karena jika anggaran tidak sesuai dengan program yang telah ditetapkan, maka ada kemungkinan anggaran tersebut tidak akan mencapai tujuan perusahaan.

2. Berdasarkan Pusat Pertanggungjawaban

Jika anggaran tidak sesuai dengan karakter pusat pertanggungjawaban, maka kinerjanya tidak akan sesuai. Karena anggaran neraca dibuat berdasarkan anggaran lain, jadi anggaran pusat pertanggungjawaban juga harus dibuat dengan baik untuk menyusun laporan yang baik.

3. Sebagai Bentuk Pengendalian

Anggaran yang dibuat dapat digunakan untuk mengawasi dan mengendalikan keuangan perusahaan. Artinya, jumlah harta dan kewajiban perusahaan harus seimbang. Ini terjadi karena bagian-bagian dalam neraca yang memengaruhi operasi perusahaan. Seperti yang kita tahu, data keuangan perusahaan merupakan bagian penting dalam membuat anggaran.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *